Koperasi Kamboti Rempah Maluku Ekspor Perdana Biji Pala dan Fuli Kering ke Belanda



AmbonBisnis.com, AMBON - Koperasi Kamboti Rempah Maluku melakukan ekspor berupa biji pala dan fuli pala kering dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon pada Rabu (08/11/2023).


Rempah maluku tersebut dari Ambon akan diberangkatkan menuju Pelabuhan Rotterdam, Belanda dengan transit di pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menggunakan KM. Meratus Palembang. Total pala dan fuli yang dikirimkan ini terdiri atas 7.049.7 Kilogram biji pala dan 1928,3 kilogram fuli menggunakan kontainer 20ft dengan Nilai Ekspor US$. 11.783.892,97.


Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Yahya Kotta,.S.Pt.M.Si yang juga merupakan Sekretaris Tim Peningkatan Ekspor Maluku dalam Pelepasan Ekspor Perdana menyampaikan bahwa “Ekspor kali ini juga sekaligus menandai bahwa kita telah melakukan diversifikasi produk, artinya bahwa komoditi non migas kita tidak hanya bertumpu pada sektor Perikanan, tapi juga pada Sektor perkebunan dan Sektor Kehutanan”. 


Sementara itu, Direktur Koperasi Kamboti Rempah Maluku, Samson Atapary  dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Maluku serta stakeholder terkait atas peran sertanya sehingga segala proses baik penyiapan dokumen ekspor dan tahapan-tahapan eksportasi dapat berjalan dengan sangat baik.  Kami juga dibantu oleh Yayasan Econusa dan PT. Ekosistem Bumi Lestari, tandas Atapary.  Atapary pun menambahkan bahwa diharapkan kebun pala yang ada di Maluku bukan hanya dapat diekspor hasilnya tapi dapat dijadikan ekowisata.


Hadir juga Pejabat Badan Karantina Indonesia di Maluku Isnaniah Tawainella, SP menjelaskan "walaupun pengiriman belum bisa langsung dari Ambon, kami selaku pejabat karantina akan tetap memastikan setiap rempah yang keluar dari Maluku bebas OPTK". dia menambahkan Sebelum dilakukan pengiriman, Pejabat Karantina melakukan pemeriksaan fisik dan dokumen terhadap pala dan fuli yang akan dikirim. Setelah pemeriksaan dan tidak ditemukan OPTK maka dokumen karantina Tumbuhan 12 dikeluarkan sebagai dokumen ekspor.


Kegiatan dilanjutkan dengan Pelepasan Kontainer Ekspor secara resmi yang ditandai dengan pelepasan Air Kelapa pada kointainer oleh Kepala Dinas Perindag Maluku, Direktur Koperasi Kamboti Rempah Maluku serta Stakeholder terkait. (AB001)


Baca artikel menarik lainnya dari AMBONBISNIS.COM di GOOGLE NEWS