Harga Gepe di Pasar Mardika Ambon Melonjak Tajam



AmbonBisnis.com, AMBON – Singkong kering yang biasa dikenal sebagai "gepe" oleh para pedagang di Pasar Mardika Ambon mengalami lonjakan harga yang signifikan. Gepe, yang merupakan bahan utama dalam pembuatan kasuami atau suami—makanan khas yang digunakan sebagai pengganti beras—kini dibanderol dengan harga yang lebih tinggi dari biasanya.

Berdasarkan pantauan Ambon Bisnis pada Jumat (17/5/2024), harga gepe melonjak drastis hingga mencapai Rp 90.000 sampai Rp 100.000 per buah. Kenaikan ini cukup mengejutkan para konsumen dan pedagang yang terbiasa membeli dan menjual gepe dengan harga yang lebih terjangkau.

Lonjakan harga ini diperkirakan akibat dari meningkatnya permintaan serta mungkin adanya kendala pasokan yang menyebabkan stok gepe di pasar menjadi terbatas. Gepe, yang diolah dari singkong yang sudah dikeringkan, merupakan alternatif utama bagi masyarakat yang mencari bahan pengganti beras, terutama untuk pembuatan kasuami, makanan yang sangat populer ini.

Harga Gepe di Pasar Mardika Ambon Melonjak Tajam.



Para pedagang berharap harga gepe dapat segera stabil agar konsumen tidak kesulitan mendapatkan bahan makanan pokok ini dengan harga yang wajar. "Kami berharap pasokan gepe kembali lancar sehingga harga bisa turun dan stabil seperti sebelumnya," ujar salah satu pedagang di Pasar Mardika.

Kenaikan harga ini juga membuat beberapa konsumen beralih ke bahan pangan lain atau mencari cara untuk mendapatkan gepe dengan harga lebih murah dari pemasok yang berbeda. Meski demikian, gepe tetap menjadi pilihan utama bagi banyak keluarga di Maluku yang mengandalkan kasuami sebagai makanan pokok sehari-hari. (AB003)

Baca artikel menarik lainnya dari AMBONBISNIS.COM di GOOGLE NEWS dan WA Channel