Mendekati Idul Adha 2024, Sapi Seram Dikirim ke Sorong



AmbonBisnis.com, AMBON – Menjelang hari raya Idul Adha Tahun 2024, pengiriman ternak mengalami peningkatan signifikan. Tren ini umum terjadi karena tingginya permintaan hewan kurban di berbagai wilayah di Indonesia. Di Pulau Seram, Kabupaten Maluku Tengah, sebanyak 143 ekor sapi potong ras Bali diberangkatkan menuju Sorong. Petugas Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Maluku (Karantina Maluku) Satuan Pelayanan Pelabuhan Laut Kobisadar dengan sigap melakukan pemeriksaan dan pengawasan di Pelabuhan Laut Wahai.

Sapi-sapi yang diangkut menggunakan KLM Muthmainah ini telah melalui pemeriksaan fisik dan laboratorium untuk memastikan status kesehatannya, khususnya untuk penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta brucellosis yang dapat menyebabkan keguguran pada ternak. Petugas karantina juga memeriksa dokumen penunjang seperti surat dari dinas setempat dan dokumen lainnya.

“Seluruh sapi yang akan dilalulintaskan setelah diperiksa, dapat kami nyatakan sehat, tidak ada yang terlihat sakit hingga hari ini. Dokumen pendukung juga telah selesai sehingga kami melakukan pembebasan dan semua siap untuk diberangkatkan,” ujar Andri Maulana, Dokter Hewan Karantina yang bertugas.

Pengiriman sapi dari Provinsi Maluku tidak hanya dilakukan dari Kobisadar. Dalam tiga bulan terakhir, total 610 ekor sapi telah dikirim dari berbagai wilayah yang diawasi oleh Karantina Maluku dengan frekuensi lalu lintas sebanyak 72 kali. Tujuan pengiriman sapi tersebar ke berbagai daerah seperti Bajo, Makassar, dan Sorong.

Ketua Tim Karantina Hewan, Sarah Manalu, mengingatkan bahwa seluruh hewan dan produk hewan harus dilaporkan ke karantina setempat minimal sehari sebelum keberangkatan. “Khususnya untuk pengiriman ternak ke luar Maluku, sebaiknya dilaporkan sebulan sebelum karena ada banyak persyaratan yang harus dilengkapi seperti pengujian laboratorium dan surat rekomendasi dari instansi,” tambahnya.

Abdur Rohman, Kepala Karantina Maluku, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh petugas Karantina Maluku yang tanpa kenal lelah dan waktu melakukan pengawasan. Abdur berharap dengan kehadiran petugas Karantina Maluku, masyarakat menjadi lebih nyaman mengetahui bahwa seluruh media pembawa yang dikirim adalah media pembawa yang sehat dan dapat memberikan manfaat untuk manusia, hewan, dan lingkungan. (AB001)

Baca artikel menarik lainnya dari AMBONBISNIS.COM di GOOGLE NEWS dan WA Channel